Ironis Banget! Webtoon-nya Dihapus karena Rasis di Luar Negeri, Drama Netflix-nya Malah Tembus Nomor 2 Dunia π±π₯

Bayangin, webtoon aslinya sampai dihapus total di platform Amerika Utara, terus di Korea sendiri episode bermasalahnya juga dihapus dan bahkan hiatus panjang. Nah, waktu kabar kalau karya ini mau diangkat jadi drama Netflix beredar, reaksi publik lebih banyak khawatir ketimbang antusias, guys π¬. Aktor yang awalnya digadang-gadang jadi pemeran utama sampai mundur gara-gara petisi penolakan dari fandom, dan organisasi pendidikan pun bikin pernyataan resmi minta tayangannya dihentikan. Tapi begitu rilis, “Chamgyoyuk” langsung meroket jadi nomor 1 global untuk kategori TV show non-English cuma dalam 3 hari, terus lanjut naik ke peringkat 2 global untuk seluruh kategori TV show Netflix β sampai disebut-sebut sebagai “Squid Game selanjutnya”! Drama yang penuh kontroversi tapi laris manis ini sebenarnya lagi ngapain sih di baliknya? Yuk kita bahas! π
π Fakta-Fakta Penting yang Perlu Kamu Tahu
- Netflix “Chamgyoyuk” adalah drama 10 episode yang rilis 5 Juni 2026, diadaptasi dari webtoon berjudul sama karya penulis Chae Yong-taek yang mulai terbit di Naver Webtoon sejak November 2020.
- Disutradarai oleh Hong Jong-chan, sutradara di balik “Juvenile Justice”, “Her Private Life”, “Dear My Friends”, dan “Mr. Plankton”. Naskahnya ditulis bareng oleh Lee Nam-gyu, Kim Da-hee, dan Moon Jong-ho.
- Webtoon aslinya dihentikan layanannya di platform Amerika Utara karena penggambaran rasis yang menghina ras kulit berwarna, dan di Korea sendiri episode yang bermasalah dihapus lalu hiatus panjang. Selain itu, ada juga kontroversi seksisme karena adegan main hakim sendiri secara kekerasan terhadap guru feminis.
- Peran utama Na Hwa-jin awalnya dilirik untuk Kim Nam-gil, tapi setelah petisi penolakan dari fandom, dia akhirnya mundur. Peran itu jatuh ke Kim Mu-yeol.
- Organisasi guru seperti KTU (semacam serikat guru) sampai minta Netflix menghentikan produksi dan penayangan karena dianggap “mengglorifikasi kekerasan sebagai pendidikan sejati”. Netflix sendiri menegaskan sudah menghapus elemen bermasalah dari sumber aslinya.
- Aktor Song Young-kyu yang memerankan anggota parlemen Ryu Gwang-pil meninggal dunia saat proses editing berlangsung, jadi drama ini menjadi karya terakhirnya. π’
- Alur ceritanya berbentuk omnibus β agen dari lembaga fiktif “Biro Perlindungan Hak Guru” yang dibentuk Kementerian Pendidikan mendatangi sekolah berbeda tiap episode untuk menyelesaikan masalah.
- Tema-temanya beragam banget: bullying sekolah, geng preman Gen Z, penggiringan opini di sosmed, kebocoran soal ujian, orang tua toxic, sampai narkoba remaja. Rating-nya dewasa (19+).
- Setelah rilis, drama ini langsung nomor 1 global kategori non-English TV show dan nomor 2 global untuk seluruh TV show Netflix!
- Fans internasional kasih julukan “Korean John Cena” ke Kim Mu-yeol, dan John Cena aslinya sampai repost fotonya di Instagram β bikin heboh dunia maya! π€―




π Pro-Kontra yang Bikin Debat Panas

| Sudut Pandang | Penjelasan |
|---|---|
| Kritik Tajam | Meski katanya sudah menghapus elemen kontroversial, tapi dari episode 1-2 aja tingkat kekerasannya masih tinggi. Muncul kritik kalau budaya “balas dendam = puas” itu sendiri bermasalah. Alur di mana karakter utama bisa ngalahin geng preman sendirian juga dianggap terlalu berlebihan dan nggak realistis. |
| Antusiasme Publik | Dianggap sebagai “wish fulfillment” β memberikan keadilan yang nggak mungkin terjadi di dunia nyata, jadi bikin puas banget nontonnya. Banyak penonton yang capek sama berita-berita dunia pendidikan yang bikin gregetan, jadi drama ini kayak jadi pelarian yang memuaskan. |
| Kekhawatiran Sosial | Organisasi guru bilang kekerasan dibungkus sebagai “pendidikan sejati” itu berbahaya karena bisa mengesahkan pelanggaran HAM. Meski rating dewasa, review yang bilang “cocok ditonton siswa, orang tua, sampai guru” malah bikin khawatir soal potensi ditiru. |
| Reaksi Fandom Global | Aksi dan karakter Kim Mu-yeol jadi sorotan utama. Julukan “Korean John Cena” dari fans luar negeri makin viral setelah John Cena sendiri merespons, dan masuknya drama ini ke chart global bikin ekspektasi “Squid Game kedua” makin tinggi. |
β Pertanyaan yang Sering Muncul dari Fans Internasional
Q1. Kenapa webtoon aslinya sampai kontroversial banget?

A1. Karena ada penggambaran rasis yang menghina ras kulit berwarna, sampai layanannya dihentikan di platform Amerika Utara. Di Korea juga episode bermasalah dihapus lalu hiatus panjang. Ditambah lagi ada adegan main hakim sendiri terhadap guru feminis yang digambarkan seru-seruan, jadi kontroversi seksisme juga muncul.
Q2. Bener nggak sih ada aktor lain yang hampir jadi pemeran utama?
A2. Bener banget! Awalnya Kim Nam-gil yang dilirik jadi pemeran utama, tapi karena kontroversi webtoon aslinya, fandom bikin petisi penolakan dan akhirnya dia mundur. Peran itu akhirnya jatuh ke Kim Mu-yeol, dan setelah rilis, casting ini malah dianggap keputusan paling tepat! π

Q3. Apakah “Biro Perlindungan Hak Guru” itu lembaga yang benar-benar ada?
A3. Nggak, itu cuma lembaga fiktif yang diceritakan dibentuk Kementerian Pendidikan untuk mengatasi masalah hak guru dan hak




Sumber: https://blog.naver.com/PostView.naver?blogId=hyunjee1110&logNo=224308120354